English  Indonesian

International Conference on Islamic Civilization and Society

   29 April 2017  |    08:00  |     webadmin
Bagikan   
  

Lamongan, Unisda kembali menyelenggarakan konferensi internasional dengan tema “Ahlu Sunnah Wal Jama’ah and The Future of Islam” Bertempat di Aula Barat, konferensi ini menghadirkan empat pembicara, tiga diantaranya dari luar negeri, yakni Dr. Arif Abdullah Sagran dari negara Tinor Leste, Prof. Dr. Dato Abdul Razak dan Dr. Abdullah Sulaiman dari Malaysia dan Rektor Unisda Lamongan Dr. H. M. Afif Hasbullah, S.H., pada Jum’at (28/04).

SONY DSC

Seminar ini diselenggarakan untuk menanggapi kian maraknya penyebaran faham islam radikal yang kian banyak dan juga mengatasnamakan golongan mereka sebagai golongan ahli sunnah wala jamaah. Acara ini dibuka dengan pembacaan surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Timor Leste oleh UKM Paduan Suara Gita Maha Santri. Pembukaan dihadiri oleh Rektor Unisda Dr. H. M. Afif Hasbullah, S.H., WR. Bid. AUK Dr. H. Maskub, M.H., WR. Bid. AKK Dr. Sutardi, S.S., M.Pd., beserta pimpinan dekan FAI dan segenap dosen juga mahasiswa dan pemakalah dari dalam maupun luar Unisda.

SONY DSC

Prof. Dr. Dato Abdul Razak memaparkan bahwa pada era sekarang ini smartphone merupakan media yang memiliki andil dalam penyebaran faham islam radikal, oleh karenanya beliau menyampaikan bahwa penting bagi kita untuk memfilter segala hal yang kita konsumsi dari smartphone. Sementara itu, Dr. Arif Abdullah Sagran dari timor leste memaparkan kekagumannya pada islam yang ada di indonesia, Bapak Arif juga menceritakan bahwa sebelum pulang ke Timor Leste Bapak arif juga menjadi salah satu santri dari pondok Maskumambang yang letaknya berada di kecamatan Dukun kabupaten Gresik, dari sanalah  Bapak Arif banyak belajar Islam dan Bahasa Arab. Sementara itu, Bapak Afif menyampaikan bahwa kita bangsa indonesia juga umat islam secara umum perlu untuk melihat bagaimana perjalanan penyebaran islam di Indonesia, dan mengilhami Islam Nusantara sebagai salah satu hasil dari adanya faham Ahlu Sunnah Waljamaah yang diterapkan.

Acara ini dilanjutkan kembali setelah istirahat dan sholat Jumat, dan dilanjutkan pada ruangan masing-masing yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan bidang dari pemakalah-pemakalah yang ada menjadi empat ruangan hingga selesai.  (MH. Humas Unisda).




Copyright © 2016 Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. All Right Reserved.