English  Indonesian

KKN UNISDA 2025 Gelar Workshop UMKM di Karangdayu, Hadirkan Ketua SBC Bojonegoro untuk Dorong Inovasi Ikan Asap

   15 Juli 2025  |    15:05  |     MH. Humas Unisda
Bagikan   
  

Karangdayu, 14 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (UNISDA) 2025 menggelar Workshop Pengembangan UMKM di Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong potensi lokal, khususnya industri rumah tangga pengasapan ikan yang telah menjadi denyut nadi ekonomi desa.

Mengangkat tema “Dukung UMKM Lokal, Majukan Ekonomi Bangsa,” workshop ini menghadirkan pemateri inspiratif MasKim, Ketua Sukses Berkah Community (SBC) Chapter Bojonegoro 2022, yang juga dikenal sebagai pelaku usaha multibisnis dan Ketua Bidang SDM APMMIK (Asosiasi Produsen Makanan Minuman Industri Kreatif). Dengan segudang pengalaman di sektor perbankan, manajerial, hingga industri kreatif, MasKim memberikan wawasan baru seputar pengemasan produk, pemasaran digital, hingga inovasi olahan pangan.

Desa Karangdayu dikenal sebagai sentra pengasapan ikan terbesar di Baureno, dengan produk seperti lele, mujair, nila, manyung, dan tongkol asap yang dipasarkan hingga ke luar daerah. Usaha ini menjadi tulang punggung ekonomi warga, dilakukan secara tradisional dan melibatkan banyak rumah tangga.

KKN UNISDA 2025 Gelar Workshop UMKM di Karangdayu, Hadirkan Ketua SBC Bojonegoro untuk Dorong Inovasi Ikan Asap2

“Kegiatan produksi ikan asap ini bukan hanya usaha sambilan, melainkan sumber penghasilan utama masyarakat,” ungkap Kepala Desa Karangdayu, Agus Romadhon, dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNISDA atas inisiatif mengadakan pelatihan tersebut. “Ilmu yang diberikan adik-adik KKN ini semoga bisa mendongkrak perekonomian warga. Ilmu itu berguna sampai kapan pun, bahkan selamanya,” tambahnya.

Ketua pelaksana workshop, Ratih Novalia, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberi edukasi, tetapi juga membuka wawasan pelaku UMKM tentang peluang mengembangkan usaha mereka secara kreatif dan berkelanjutan. Salah satu ide inovatif yang diperkenalkan adalah sambal ikan asap Karangdayu, perpaduan cita rasa khas lokal yang dibalut dengan kemasan menarik. “Rasa sambalnya khas, ada suwiran ikan asapnya juga. Perpaduan yang unik,” ujar salah satu peserta, Ibu Parwati, antusias.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Winully, S.Pd., Gr., M.Pd., menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu dari bangku kuliah sekaligus memberi dampak langsung pada masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat pelaku UMKM untuk bertransformasi, dari produksi tradisional menuju bisnis modern berbasis kearifan lokal,” tegasnya.

Dengan dukungan pelatihan, pengemasan inovatif, serta pemanfaatan media digital, UMKM pengasapan ikan di Karangdayu berpotensi menjadi ikon ekonomi kreatif desa yang berdaya saing tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat melahirkan solusi nyata dalam membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan.



Copyright © 2016-2026 Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. All Right Reserved.